Sunday, April 15, 2018

Jadikan Keberagaman Modal Pembangunan

Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan keberagaman di Kepulauan Riau merupakan kekuatan untuk pembangunan. Keharmonisan dan persatuan dalam keberagaman itu menjadi modal dasar mendukung suksesnya pembangunan.

“Semua bermuara kepada keberhasilan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kepri,” kata Nurdin saat pelantikan Dewan Pengurus Daerah Perkumpulan Kekeluargaan Indonesia Timur (DPD Perkit) Kota Tanjungpinang periode 2018-2022 di Hotel CK, Tanjungpinang, Ahad (8/4) malam.

Wakil Gubernur H Isdianto juga hadir dalam pelantikan tersebut. Tampak juga hadir dalam pelantikan itu anggota DPRD Provinsi Kepri Tawarich, Staf Ahli Gubernur Syamsuardi, Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Ketua LAM Kepri Abdul Razak, Mantan Wali Kota Tanjungpinang Suryatati Amanan dan Lis Darmansyah beserta tamu undangan lainnya.

Menurut Nurdin, warga asal Indonesia Timur yang sudah lama berada di Kepri selalu memberi sumbangsih yang besar terhadap pembangunan. Apalagi Kepri sudah menjadi rumah mereka sendiri.

“Peran seluruh elemen dari suku dan asal manapun yang ada di Kepri menjadi kekuatan yang besar,” lanjut Nurdin.

Kepada kepengurusan yang baru saja dilantik, Nurdin berharap Perkit dapat terus memelihara dan merajut aspirasi, mengawal roda pemerintahan daerah dan ikut menjaga kondisi kepri tetap dalam keadaan yang kondusif.

Ketua DPD Perkit Kota Tanjungpinang yang baru dilantik Azis Kasim Djou mengatakan bahwa kepengurusan maupun masyarakat asal Indonesia Timur tidak akan melupakan sejarah panjang masa lalu yang memberikan kontribusi untuk tanah Melayu, untuk itu ia siap mengulang sejarah tersebut saat ini.

“Kami siap mendukung penuh memajukan Kota Tanjungpinang serta menjaga kesatuan dan persatuan didaerah,” kata Azis.

Panitia Pelaksana Anwar mengatakan bahwa Perkit sendiri berasal dari gabungan dari 13 kabupaten di area timur Indonesia, hadir nya DPD di masing-masing daerah merupakan bentuk kebersamaan yang harus terus terjalin.

“Semoga setelah dilantiknya kepengurusan Perkit ini dapat memberikan kontribusi yang maksimal untuk kota Tanjungpinang,” kata Anwar.

Sementara itu Ketua DPB Perkit Provinsi Kepri Ir Jamsir mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya untuk membentuk kepengurusan di seluruh Kabupaten dan Kota di Kepulauan Riau yang digunakan sebagai wadah untuk menyatukan masyarakat timur.

“Untuk kemudian ikut berkontribusi dalam membangun Kepulauan Riau,” kata Jamsir.

Pelantikan sendiri di awali dengan pembacaan surat keputusan No: 09/Kep/DPD/PERKIT/I/2018 Tahun 2018, di lanjutkan dengan penyerahan bendera pataka dari Ketua DPB Perkit Provinsi Kepri Ir Jamsir kepada Ketua DPD Perkit Kota Tanjungpinang Azis Kasim Djou bersama 61 orang anggota pengurusnya.(Ald)

Jadikan Keberagaman Modal Pembangunan

Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan keberagaman di Kepulauan Riau merupakan kekuatan untuk pembangunan. Keharmonisan dan persatuan dalam keberagaman itu menjadi modal dasar mendukung suksesnya pembangunan.

“Semua bermuara kepada keberhasilan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kepri,” kata Nurdin saat pelantikan Dewan Pengurus Daerah Perkumpulan Kekeluargaan Indonesia Timur (DPD Perkit) Kota Tanjungpinang periode 2018-2022 di Hotel CK, Tanjungpinang, Ahad (8/4) malam.

Wakil Gubernur H Isdianto juga hadir dalam pelantikan tersebut. Tampak juga hadir dalam pelantikan itu anggota DPRD Provinsi Kepri Tawarich, Staf Ahli Gubernur Syamsuardi, Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Ketua LAM Kepri Abdul Razak, Mantan Wali Kota Tanjungpinang Suryatati Amanan dan Lis Darmansyah beserta tamu undangan lainnya.

Menurut Nurdin, warga asal Indonesia Timur yang sudah lama berada di Kepri selalu memberi sumbangsih yang besar terhadap pembangunan. Apalagi Kepri sudah menjadi rumah mereka sendiri.

“Peran seluruh elemen dari suku dan asal manapun yang ada di Kepri menjadi kekuatan yang besar,” lanjut Nurdin.

Kepada kepengurusan yang baru saja dilantik, Nurdin berharap Perkit dapat terus memelihara dan merajut aspirasi, mengawal roda pemerintahan daerah dan ikut menjaga kondisi kepri tetap dalam keadaan yang kondusif.

Ketua DPD Perkit Kota Tanjungpinang yang baru dilantik Azis Kasim Djou mengatakan bahwa kepengurusan maupun masyarakat asal Indonesia Timur tidak akan melupakan sejarah panjang masa lalu yang memberikan kontribusi untuk tanah Melayu, untuk itu ia siap mengulang sejarah tersebut saat ini.

“Kami siap mendukung penuh memajukan Kota Tanjungpinang serta menjaga kesatuan dan persatuan didaerah,” kata Azis.

Panitia Pelaksana Anwar mengatakan bahwa Perkit sendiri berasal dari gabungan dari 13 kabupaten di area timur Indonesia, hadir nya DPD di masing-masing daerah merupakan bentuk kebersamaan yang harus terus terjalin.

“Semoga setelah dilantiknya kepengurusan Perkit ini dapat memberikan kontribusi yang maksimal untuk kota Tanjungpinang,” kata Anwar.

Sementara itu Ketua DPB Perkit Provinsi Kepri Ir Jamsir mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya untuk membentuk kepengurusan di seluruh Kabupaten dan Kota di Kepulauan Riau yang digunakan sebagai wadah untuk menyatukan masyarakat timur.

“Untuk kemudian ikut berkontribusi dalam membangun Kepulauan Riau,” kata Jamsir.

Pelantikan sendiri di awali dengan pembacaan surat keputusan No: 09/Kep/DPD/PERKIT/I/2018 Tahun 2018, di lanjutkan dengan penyerahan bendera pataka dari Ketua DPB Perkit Provinsi Kepri Ir Jamsir kepada Ketua DPD Perkit Kota Tanjungpinang Azis Kasim Djou bersama 61 orang anggota pengurusnya.(Ald)

Dipesan Jaga Anak-anak, Ibu-ibu Minta Penceramah

Gubernur H Nurdin Basirun berpesan kepada sejumlah ibu-ibu di Tanjungsiambang, Dompak Tanjungpinang untuk menjaga anak-anak dari pengaruh negatif yang selalu muncul. Kabar-kabar hoax dan informasi yang membelah kebersamaan juga datang tanpa henti.

“Beri bekal ilmu agama yang cukup sejak dini. Juga sekolahkan tinggi-tinggi agar punya daya saing di lebel yang tinggi,” kata Nurdin saat bertemu ibu-ibu pengajian di Masjid Al Jalil Tanjungsiambang, Dompak, Tanjungpinang, Jumat (6/4).

Gubernur menyapa dan berbincang dengan para ibu setelah menunaikan shalat Jumat di Masjid Al Jalil. Setelah Jumatan, Nurdin mengajak sejumlah Kepala OPD dan sejumlah masyarakat makan bersama di Kedai Bu Zainar Ramli yang persis terletak di depan masjid.

Malah Nurdin ikut mengangkat lauk pauk untuk dihidangkan sendiri. Setelah itu, Nurdin tampak menikmati nasi putih yang ditemani ikan tamban goreng belada, telur dadar dan gulai nangka masak lemak.

Kepada ibu-ibu pengajian itu, Nurdin meyakinkan bahwa anak-anak Kepri punya kemampuan. Apalagi para orang tua menjaga anak-anaknya dengan banyak makanan terbaik.

Nurdin juga berpesan agar anak-anak disalurkan pada banyak aktivitas positif seperti olah raga dan keagamaan. Anak memang dipesan Nurdin untuk mengikuti perkembangan teknologi, namun diambil dari sisi positifnya.

“Coba yang remaja disibukkan dengan aktivitas positif remaja masjid,” kata Nurdin.

Saat berkesempatan dialog, perwakilan ibu-ibu pengajian majelis taklim Masjid Al Jalil, langsung mengajukan permintaan. Yang terdekat, mereka minta Gubernur mendatangkan penceramah saat peringatan Isra Mikraj yag jatuh pada pertengahan April ini

Dipesan Jaga Anak-anak, Ibu-ibu Minta Penceramah

Gubernur H Nurdin Basirun berpesan kepada sejumlah ibu-ibu di Tanjungsiambang, Dompak Tanjungpinang untuk menjaga anak-anak dari pengaruh negatif yang selalu muncul. Kabar-kabar hoax dan informasi yang membelah kebersamaan juga datang tanpa henti.

“Beri bekal ilmu agama yang cukup sejak dini. Juga sekolahkan tinggi-tinggi agar punya daya saing di lebel yang tinggi,” kata Nurdin saat bertemu ibu-ibu pengajian di Masjid Al Jalil Tanjungsiambang, Dompak, Tanjungpinang, Jumat (6/4).

Gubernur menyapa dan berbincang dengan para ibu setelah menunaikan shalat Jumat di Masjid Al Jalil. Setelah Jumatan, Nurdin mengajak sejumlah Kepala OPD dan sejumlah masyarakat makan bersama di Kedai Bu Zainar Ramli yang persis terletak di depan masjid.

Malah Nurdin ikut mengangkat lauk pauk untuk dihidangkan sendiri. Setelah itu, Nurdin tampak menikmati nasi putih yang ditemani ikan tamban goreng belada, telur dadar dan gulai nangka masak lemak.

Kepada ibu-ibu pengajian itu, Nurdin meyakinkan bahwa anak-anak Kepri punya kemampuan. Apalagi para orang tua menjaga anak-anaknya dengan banyak makanan terbaik.

Nurdin juga berpesan agar anak-anak disalurkan pada banyak aktivitas positif seperti olah raga dan keagamaan. Anak memang dipesan Nurdin untuk mengikuti perkembangan teknologi, namun diambil dari sisi positifnya.

“Coba yang remaja disibukkan dengan aktivitas positif remaja masjid,” kata Nurdin.

Saat berkesempatan dialog, perwakilan ibu-ibu pengajian majelis taklim Masjid Al Jalil, langsung mengajukan permintaan. Yang terdekat, mereka minta Gubernur mendatangkan penceramah saat peringatan Isra Mikraj yag jatuh pada pertengahan April ini

Wakil Gubernur Resmi Berkantor di Dompak

Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto resmi menempati kantor di pusat perkantoran Pemprov Kepri, Dompak, Tanjungpinang terhitung, Kamis (5/4).

Penempatan kantor Wakil Gubernur ini ditandai dengan pembacaan doa selamat yang dihadiri oleh mantan Pj. Gubernur Kepri Nuryanto, mantan Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo, sejumlah kepala OPD dilingkungan Pemprov Kepri, Kepala Dinas Pariwisata Kota Tanjungpinang Reni Yusneli, tokoh masyarakat, tokoh agama dan para pegawai.

Pada kesempatan ini Wagub Isdianto mengatakan jika dirinya sangat membutuhkan dukungan dari seluruh jajaran pegawai dan masyarakat Kepri dalam menjalankan amanah sebagai Wakil Gubernur setelah dilantik pada 27 Maret lalu.

“Ini adalah hari ke-9 saya menjabat sebagai Wakil Gubernur. Saya sangat memerlukan dukungan dan doa dari para pegawai dan masyarakat Kepri agar bisa maksimal dalam menjalankan tugas-tugas saya membantu Gubernur,” kata Isdianto.

Wakil Gubernur mengajak seluruh pegawai untuk bekerja sesuai tupoksi dan jangan saling menyalahkan satu sama lain.

“Mari kita untuk jangan lagi saling mencari kelemahan dan keselahan. Semua orang punya salah dan kurang. Kita hendaknya saling mengisi antara yang kurang dan yang lebih,” ujar Isdianto lagi.

Untuk Kepri yang luas, atau 96 persen laut dan 4 persen darat. Tentu, kata Isdianto, tidak mungkin bisa dikerjakan oleh Gubernur sendiri. Oleh sebab itu dengan keberadaannya sebagai Wakil Gubernur diharapkan bisa membantu Gubernur agar semakin ringan mengurusi Kepri yang luas.

“Makanya saya butuh dukungan senua pihak agar saya bisa maksimal dalam membantu tugas Gubernur,” katanya.

Sementara itu Mantan Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo mengatakan jika saat ini Kepri sudah dengan formasi yang lengkap,ada gubernur dan wakil gubernur. Dengan demikian diharapkan roda pemerintahan dan pembagunan jadi lancar kedepannya.

“Dengan formasi lengkap ini, semoga Kepri lebih maju lagi kedepan. Kalau kita lihat pertumbuhan ekonomi Kepri sempat anjlok. Mudah-mudahan kedepan bisa kembali tumbuh seperti masa dulu. Dulu pertumbuhan ekonomi Kepri selalu diatas rata-rata nasional,” kata Soerya.

Soerya juga berpesan agar Isdianto sebagai Wakil Gubernur bisa amanah, baik kepada masyarakat maupun kepada Allah SWT.

“Kita doakan semoga pak Is bisa amanah dan bisa bekerjasama dengan Gubernur. Serta dengan seluruh jajaran dilingkungan Pemprov Kepri,” kata Soerya.(Bsr)

Wakil Gubernur Resmi Berkantor di Dompak

Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto resmi menempati kantor di pusat perkantoran Pemprov Kepri, Dompak, Tanjungpinang terhitung, Kamis (5/4).

Penempatan kantor Wakil Gubernur ini ditandai dengan pembacaan doa selamat yang dihadiri oleh mantan Pj. Gubernur Kepri Nuryanto, mantan Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo, sejumlah kepala OPD dilingkungan Pemprov Kepri, Kepala Dinas Pariwisata Kota Tanjungpinang Reni Yusneli, tokoh masyarakat, tokoh agama dan para pegawai.

Pada kesempatan ini Wagub Isdianto mengatakan jika dirinya sangat membutuhkan dukungan dari seluruh jajaran pegawai dan masyarakat Kepri dalam menjalankan amanah sebagai Wakil Gubernur setelah dilantik pada 27 Maret lalu.

“Ini adalah hari ke-9 saya menjabat sebagai Wakil Gubernur. Saya sangat memerlukan dukungan dan doa dari para pegawai dan masyarakat Kepri agar bisa maksimal dalam menjalankan tugas-tugas saya membantu Gubernur,” kata Isdianto.

Wakil Gubernur mengajak seluruh pegawai untuk bekerja sesuai tupoksi dan jangan saling menyalahkan satu sama lain.

“Mari kita untuk jangan lagi saling mencari kelemahan dan keselahan. Semua orang punya salah dan kurang. Kita hendaknya saling mengisi antara yang kurang dan yang lebih,” ujar Isdianto lagi.

Untuk Kepri yang luas, atau 96 persen laut dan 4 persen darat. Tentu, kata Isdianto, tidak mungkin bisa dikerjakan oleh Gubernur sendiri. Oleh sebab itu dengan keberadaannya sebagai Wakil Gubernur diharapkan bisa membantu Gubernur agar semakin ringan mengurusi Kepri yang luas.

“Makanya saya butuh dukungan senua pihak agar saya bisa maksimal dalam membantu tugas Gubernur,” katanya.

Sementara itu Mantan Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo mengatakan jika saat ini Kepri sudah dengan formasi yang lengkap,ada gubernur dan wakil gubernur. Dengan demikian diharapkan roda pemerintahan dan pembagunan jadi lancar kedepannya.

“Dengan formasi lengkap ini, semoga Kepri lebih maju lagi kedepan. Kalau kita lihat pertumbuhan ekonomi Kepri sempat anjlok. Mudah-mudahan kedepan bisa kembali tumbuh seperti masa dulu. Dulu pertumbuhan ekonomi Kepri selalu diatas rata-rata nasional,” kata Soerya.

Soerya juga berpesan agar Isdianto sebagai Wakil Gubernur bisa amanah, baik kepada masyarakat maupun kepada Allah SWT.

“Kita doakan semoga pak Is bisa amanah dan bisa bekerjasama dengan Gubernur. Serta dengan seluruh jajaran dilingkungan Pemprov Kepri,” kata Soerya.(Bsr)

Kejar Prestasi dan Perkuat Silaturahmi

Wakil Gubernur H Isdianto mengatakan kegiatan olahraga tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan kesehatan jasmani dan upaya mendapatkan medali. Kegiatan-legiatan ini juga bisa digunakan sebagai media untuk meningkatkan hubungan silahturahmi antara atlet dan sarana mempererat komonikasi dengan semua pihak.

“Turnamen ini bisa menjadi icon proliga di Kepri. Apalagi dengan bertabur pemain-pemain nasional. Seoha ke depan turnamen voli berskala international ini dapat diselenggarakan kembali,” kata Isdianto saat menutup BP Batam Koran Sindo Volley Ball Internasional Tournament Piala Gubernur Kepri Tahun 2018 di Sporthall Temenggung Abdul Jamal, Sabtu (5/5) malam.

Isdianto mengucapkan selamat atas terselenggaranya iven ini. Apalagi sepanjang turnamen, semuanya berjalan lancar dan sukses.

“Semua ini adalah berkat dukungan dan usaha serta kerja keras panitia untuk menggaungkan even olahraga di Kepri,” katanya.

Isdianto mengatakan, iven semacam ini ,sangat bergengsi dan selaras dengan komitmen Pemprov Kepri yang juga dapat menggangkat dan memajukan wisata. Apalagi peserta dari luar negeri ambil bagian.

Isdianto mengucapkan selamat kepada pemenang. Kepada semua atlit, Isdianto berpesan untuk teruslah berlatih dengan penuh semangat. Selalu tanamkan jiwa disiplin pada diri sendiri.

“Kepada atlit yang belum berhasil teruslah untuk berlatih. Jangan putus asa kita semua berharap saudara berhasil mengukir prestasi pada even berikutnya,” kata Isdianto.(rsa)

Berkahi Negeri dengan Al-Qur’an

Gubernur H. Nurdin Basirun mengatakan bahwa Al-Qur’an menjadi elemen yang sangat penting dan tidak bisa dilepaskan dalam aspek kehidupan. Apalagi terkait dengan proses banyak sektor pembangunan negeri.

“Jadikan Al-Qur’an sebagai naungan, InsyaAllah Negeri akan berkah,” ujar Nurdin saat membuka perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) X Kabupaten Karimun di Kecamatan Ungar, Karimun, Rabu (4/4) malam.

Pembukaan sendiri ditandai dengan pemukulan beduk sebanyak lima kali ditemani Bupati dan Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim, serta Jajaran FKPD dan OPD terkait.

Nurdin melanjutkan pemahaman terkait Al-Qur’an tidak akan pernah berhenti selama nafas kehidupan didunia masih ada. Karena ia menjadi pedoman untuk hidup serta naungan untuk akhirat.

Pemahaman yang konsisten terhadap Al-qur’an ditambahkan Nurdin juga menjadi pencegah beragam kegiatan yang negatif yang dapat merusak generasi muda Kepri.

“Al-qur’an adalah tameng dari segala hal yang dapat merusak generasi muda, baik secara akhlak maupun moral,” ujarnya lagi.

Nurdin senang, antusias masyarakat sangat tinggi ketika perhelatan MTQ dilakukan. Itu terlihat ketika pembukaan ratusan masyarakat tampak memenuhi lokasi acara.

“Ini merupakan bentuk kekompakan di tengah-tengah masyarakat, kita ingin menikmati kegiatan yang bermanfaat bukan hanya untuk diri pribadi namun untuk bersama,” tambah Nurdin.

Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam sambutannya mengatakan bahwa MTQ merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan diseluruh daerah. Sudah 20 tahun pelaksanaan MTQ di Karimun dilakukan, selain merupakan tahapan seleksi untuk ketingkat selanjutnya juga sebagai ladang pembinaan generasi muda yang qur’ani.

“Generasi mudalah sebagai penerus dalam mensyiarkan Al-Qur’an untuk generasi selanjutnya,” kata Aunur.

Pada perhelatan MTQ sendiri sebanyak 12 Kecamatan se-Kabupaten Karimun dengan total peserta sebanyak 349 orang akan ikut andil dalam 7 cabang perlombaan yang berlangsung selama 5 hari pada 4-8 April 2018 bertempat di Lapangan Sepakbola Beran, Kecamatan Ungar.

Dengan tema “Melalui MTQ X Kabupaten Karimun kita wujudkan generasi qur’ani yang cerdas agamis dan berakhlak mulia” Sekda Kabupaten Karimun M. Firmansyah dalam laporannya mengatakan bahwa perhelatan MTQ ini agar dijadikan acuan dalam menambah nilai-nilai positif didalam kehidupan.

“Dengan perhelatan MTQ ini semoga isi kandungan dari al-qur’an dapat terimplementasi didalam kehidupan,” ujar Firmansyah.

Hadi pada kesempatan tersebut Staf Ahli Gubernur Syamsuardi, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Istri Wakil Gubernur Kepri Rosmerry Isdianto, Anggota DPRD Provinsi Kepri Dapil Karimun Raja Bahtiar, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Karimun Lukman, FKPD dan OPD, Tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh agama beserta tamu undangan lainnya.(Ald)

Berkahi Negeri dengan Al-Qur’an

Gubernur H. Nurdin Basirun mengatakan bahwa Al-Qur’an menjadi elemen yang sangat penting dan tidak bisa dilepaskan dalam aspek kehidupan. Apalagi terkait dengan proses banyak sektor pembangunan negeri.

“Jadikan Al-Qur’an sebagai naungan, InsyaAllah Negeri akan berkah,” ujar Nurdin saat membuka perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) X Kabupaten Karimun di Kecamatan Ungar, Karimun, Rabu (4/4) malam.

Pembukaan sendiri ditandai dengan pemukulan beduk sebanyak lima kali ditemani Bupati dan Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim, serta Jajaran FKPD dan OPD terkait.

Nurdin melanjutkan pemahaman terkait Al-Qur’an tidak akan pernah berhenti selama nafas kehidupan didunia masih ada. Karena ia menjadi pedoman untuk hidup serta naungan untuk akhirat.

Pemahaman yang konsisten terhadap Al-qur’an ditambahkan Nurdin juga menjadi pencegah beragam kegiatan yang negatif yang dapat merusak generasi muda Kepri.

“Al-qur’an adalah tameng dari segala hal yang dapat merusak generasi muda, baik secara akhlak maupun moral,” ujarnya lagi.

Nurdin senang, antusias masyarakat sangat tinggi ketika perhelatan MTQ dilakukan. Itu terlihat ketika pembukaan ratusan masyarakat tampak memenuhi lokasi acara.

“Ini merupakan bentuk kekompakan di tengah-tengah masyarakat, kita ingin menikmati kegiatan yang bermanfaat bukan hanya untuk diri pribadi namun untuk bersama,” tambah Nurdin.

Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam sambutannya mengatakan bahwa MTQ merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan diseluruh daerah. Sudah 20 tahun pelaksanaan MTQ di Karimun dilakukan, selain merupakan tahapan seleksi untuk ketingkat selanjutnya juga sebagai ladang pembinaan generasi muda yang qur’ani.

“Generasi mudalah sebagai penerus dalam mensyiarkan Al-Qur’an untuk generasi selanjutnya,” kata Aunur.

Pada perhelatan MTQ sendiri sebanyak 12 Kecamatan se-Kabupaten Karimun dengan total peserta sebanyak 349 orang akan ikut andil dalam 7 cabang perlombaan yang berlangsung selama 5 hari pada 4-8 April 2018 bertempat di Lapangan Sepakbola Beran, Kecamatan Ungar.

Dengan tema “Melalui MTQ X Kabupaten Karimun kita wujudkan generasi qur’ani yang cerdas agamis dan berakhlak mulia” Sekda Kabupaten Karimun M. Firmansyah dalam laporannya mengatakan bahwa perhelatan MTQ ini agar dijadikan acuan dalam menambah nilai-nilai positif didalam kehidupan.

“Dengan perhelatan MTQ ini semoga isi kandungan dari al-qur’an dapat terimplementasi didalam kehidupan,” ujar Firmansyah.

Hadi pada kesempatan tersebut Staf Ahli Gubernur Syamsuardi, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Istri Wakil Gubernur Kepri Rosmerry Isdianto, Anggota DPRD Provinsi Kepri Dapil Karimun Raja Bahtiar, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Karimun Lukman, FKPD dan OPD, Tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh agama beserta tamu undangan lainnya.(Ald)

Friday, April 13, 2018

Pemain “Pokemon Go” di Bosnia Diimbau Tidak Masuk Kawasan Ranjau Darat

SARAJEVO, ELITNEWS.com – Di Negara Bosnia para pemain Pokemon Go diimbau agar berhati-hati saat memainkan permainan populer itu di dekat kawasan yang masih dipenuhi ranjau darat sisa perang pada 1990-an.

“Hari ini kami mendapatkan laporan bahwa beberapa pengguna Pokemon Go di Bosnia pergi ke tempat yang masih terdapat banyak ranjau yang belum meledak, hanya untuk mencari Pokemon,” kata LSM Posavina bez mina di halaman Facebook-nya seperti dilansir dari Kompas.com.

“Warga diimbau untuk berhati-hati untuk menaati garis batas ladang ranjau berbahaya dan tidak masuk ke kawasan yang belum dikenal,” tambah LSM itu.

Di Bosnia masih terdapat puluhan ribu ranjau yang ditanam dalam perang saudara 1992-1995. Sekitar 2,3 persen wilayah bekas Yugoslavia masih dipenuhi ranjau dan bahan peledak lain yang belum meledak.

Sekitar 550.000 orang atau 1,5 persen dari populasi Bosnia tinggal di kawasan-kawasan yang diyakini masih dipenuhi ranjau.

Sejak perang Bosnia berakhir, ledakan ranjau telah menewaskan tak kurang dari 600 orang dan melukai 1.100 orang lainnya.

Kasad Jenderal TNI Mulyono Beri Penghargaan kepada Media Massa

JAKARTA, TAPANULIPOST.com – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Mulyono memberikan penghargaan kepada media massa saat menggelar silaturahmi dengan para Pemimpin Redaksi (Pemred) yang tergabung dalam Forum Pemred wartawan media massa serta jajaran Penerangan Angkatan Darat yang digelar di Ruang Rafflesia Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Februari 2018.

“Acara ini telah menjadi agenda tahunan dengan tujuan sebagai wujud rasa terima kasih dan penghargaan yang tulus dari TNI AD kepada media massa, baik cetak, elektronik maupun online atas jalinan kerjasama yang konstruktif selama ini,” ujar Jendral TNI Mulyono.

TNI AD memandang bahwa media selaku mitra, khususnya bagian Penerangan TNI AD, telah banyak membantu menyebarluaskan infomasi tentang pelaksanaan tugas dan kinerja TNI AD kepada seluruh lapisan masyarakat di Indonesia secara obyektif dan transparan.

Disamping itu, TNI AD juga menyadari bahwa media selama ini telah secara tidak langsung menjadi perantara penyampaian harapan masyarakat Indonesia terhadap institusi TNI AD.

“Sehingga media menjadi salah satu acuan TNI AD untuk menjadi lebih baik, modern, profesional dan lebih mencintai serta dicintai masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga :  Cegah Pengoplosan, Dinas Peternakan Awasi Peredaran Daging Aili


Terpisah, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad), Brigjen TNI Alfred Denny Tuejeh mengatakan, pada malam silaturahmi TNI AD juga memberikan Anugerah Media, dan Anugerah Penerangan Jajaran TNI AD.

“Kami berikan penghargaan kepada rekan-rekan media, baik dalam lingkup institusi maupun perorangan sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi positifnya terhadap kemajuan TNI AD. Untuk jajaran Penerangan TNI AD penghargaan diberikan sebagai apresiasi institusi atas kerja keras insan Penerangan dalam meningkatkan publikasi tentang TNI AD, sehingga berimbas pada naiknya citra positif TNI AD dimata masyarakat,” tuturnya.

Baca juga :  Danrem Tegaskan Seluruh Prajurit Korem 023/KS Harus Netral di Pilgubsu


Lebih lanjut Kadispenad menjelaskan, ada 11 kategori penghargaan yang diberikan TNI AD kepada media dan wartawan media massa. Kategori penghargaan yang dimaksud dibagi menjadi 3 ranah berbeda yaitu kategori Media Cetak, Media Elektronik. dan Media Online.

“Sedangkan untuk jajaran Penerangan TN AD ada 3 kategori, meliputi, website Pen Kotama paling produktif, media sosial Pen Kotama paling produktif, konten media sosial Pen Kotama paling popular,” ujarnya.

Untuk diketahui, selain para Pemred yang tergabung dalam Forum Pemred, acara ini juga dihadiri oleh para Pangkotama, dan pejabat teras TNI AD, para pejabat Penerangan TNI AD, tokoh media nasional, wartawan media massa, perwakilan mahasiswa dari enam perguruan tinggi di Jakarta. (Rilis Dar/Dispenad)

Satgas TMMD Kodim 0205/TK Gotong Royong Bangun Bronjong

KARO, ELITNEWS.com – Satgas TMMD Kodim 0205/TK bergotong royong bersama masyarakat membangun bronjong sepanjang 80 meter di pinggir jalan di Desa Serdang, Kecamatan Barus Jahe. Jumat, 13 April 2018.

Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal SE terjun langsung memimpin kegiatan tersebut. Dandim menyampaikan, pemasangan bronjong ini merupakan bentuk kepedulian Satgas Kodim 0205/TK dalam memberikan rasa aman di jalan raya apabila musim hujan kepada warga dari ancaman pergeseran tanah dan longsor.

“Kawat bronjong dibuat agar mencegah erosi, abrasi, dan longsor, terutama untuk bangunan yang berada di dekat sungai, pantai, dan tebing yang rawan longsor,” katanya.

Baca juga :  Satgas TMMD Kodim 0205/TK Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba


Dikesempatan itu, Kepala Desa Serdang Bastanta Barus menyampaikan terima kasih kepada Satgas TMMD Kodim 0205/TK yang telah ikut membantu masyarakat memasang bronjong.

“Kegiatan pemasangan bronjong ini setidaknya telah meringankan beban masyarakat Desa Serdang dan Desa Pertumbuken,” kata Kepala Desa.

Sementara menurut Imanuel Barus (44) warga Desa Serdang menyampaikan bronjong yang dipasang akan bisa menahan tanah longsor, sehingga daya tahan jalan akan kuat. (penrem 023)