Friday, June 15, 2018

Enam Terdakwa Ilegal Fihising "Menghilang" dari Kejari Natuna

 

NATUNA- Sebanyak 6 orang Warga Negara Asing (WNA) yang merupakan terdakwa kasus illegal fishing kembali menghilang dari Kejaksaan Natuna. 6 orang WNA itu di duga kabur pada Bertepatan pada hari raya pertama idul fitri, Jumat sore 15 Juni 2018.

Terkait hal tersebut kepada wartawa Kajari Natuna Juli Isnur mengatakan, para terdakwa WNA pelaku illegal fishing sebelumnya ditampung di komplek Kejaksaan.

Guna menjaga keamanan para terdakwa WNA, petugas Kajari melakukan Pengontrolan secara berkala setiap hari.

Warga asing tersebut diketahui menghilang ketika apel sore lepas maghrib. Namun setelah dilakukan pengecekan, sedikitnya 6 terdakwa WNA tidak ada di tempat.

“Tadi pas apel sore abis maghrib mereka diketahui tidak ada. Setelah dicek ternyata ada enam orang tidak ada,” ujar Juli Isnur.

Juli Isnur menjelaskan, keseluruhan para terdakwa illegal fishing yang ditangani Kejari Natuna saat ini berjumlah 42 orang, termasuk enam orang yang diduga kabur.

Atas kejadian ini, pihak Kejaksaan tengah melakukan pencarian, dalah hal ini berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait.

“Saat ini lagi proses pencarian. Dalam upaya ini kita berkoordinasi dengan instansi terkait, kita minta dukungan dari Lanal. Isnya Allah akan melibatkan sarana dan peraonil dari TNI AL juga,” jelasnya.

Sementara itu, Tim keamanan Kejari Natuna, Anton menuturkan kronologis menghilangnnya terdakwa itu. Sore Jumat mereka melaksanakan dua kali apel.

Apel pertama dilaksanakan pada pukul 17.00 WIB dan apel kedua dilaksanalan pada pukul 18.30 WIB dengan dikomandoi enam orang petugas Kejaksaan.

“Sesuai jadwal kita melaksanakan apel kedua setiap harinya pada pukul 20:00 WIB, tapi karena ada hujan lebat apelnya dipercepat. Pada apel kedua ini kami cek, ternyata tidak ada enam orang,” tutur Anton.

Tim Keamanan Kejari Natuna yang dibantu beberapa personil TNI AL langsung melakukan upaya pencarian ke sejumlah titik.

“Kita sudah dan sedang melakukan pencarian. Kita sudah melakukan pengecekan ke Rudenim, hotel-hotel, pelabuhan-pelabuhan dan tempat hiburan malam yang ada di Ranai. Saat ini tim lagi menyisir gang-gang dan pinggir pantai yang ada di Ranai. Dan kita akan terus mencari,” ujar Anton.

Diketahu Enam orang terdakwa yang menghilang itu diketahui bernama Hoa, Khanh, Vuong, Tuan, Khaoi dan Cuc.(Zal).

No comments:

Post a Comment