NATUNA - Bupati Natuna, Hamid Rizal membuka Diklat prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Angkatan ll dan lll dilingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna tahun 2018. Kegiatan berlangsung di Gedung Sri Srindit Jalan Yos Sudarso Natuna, Senin (09/07). Turut hadir dalam kesempatan itu, Sekda Natuna Wan Siswandi, seluruh Kepala Dinas, para OPD dan para peserta Diklat prajabatan CPNS golongan ll dan lll.
Pelaksanaan diklat prajabatan yang dimaksud direncanakan menggunakan pola lama, yakni kurang lebih satu minggu. Diklat prajabatan bertujuan untuk membentuk PNS yang professional dan berkarakter, sehingga mampu melaksanakan tugas dan perannya secara profesional sebagai pelayan masyarakat, sasaran penyelengaraan diklat prajabatan untuk mewujudkan PNS yang professional.
Diklat prajabatan atau pendidikan dan pelatihan prajabatan adalah syarat bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil(PNS). Dalam Peraturan Pemerintah No. 101 Tahun 2000 tentang pendidikan dan pelatihan jabatan Pegawai Negeri Sipil, antara lain ditetapkan jenis-jenis diklat PNS. Salah satu jenis diklat adalah diklat prajabatan (golongan I, II atau III) yang merupakan syarat pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil(PNS) sesuai golongan tersebut di atas.
Diklat prajabatan dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan untuk pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika Pegawai Negeri Sipil (PNS), pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara, bidang tugas dan budaya organisasinya supaya mampu melaksanakan tugas dan perannya sebagai pelayan masyarakat. Bupati Natuna Hamid Rizal dalam sambutanya kembali mengingatkan para calon PNS agar kembali mengingat sumpah saat akan menjadi seorang Pegawan Negeri Sipil (PNS) untuk selalu siap di tempatkan di mana saja dan selalu menjaga kedisiplinan dalam bekerja.
“Tidak ada pekerjaan yang mudah dan enak,apapun jabatan anda dan di manapun anda di tempatkan syukuri saja itu sebuah nikmat,”ungkap Hamid.
Hamid juga mengatakan jika seorang pejabat berpegang teguh pada kedisiplinan dan selalu bersyukur maka jabatan apapun maka tetap saja enak di laksanakan.
“Jangan pula nanti ketika di tempatkan di jabatan yang susah dan banyak pekerjaan di bilang tidak enak,itu bukan jati diri seorang abdi negara,”terang Hamid.
Tambah Hamid, dalam melayani masyarakat jangan pernah pilih kasih dan ada yang disepelekan karena semua masyarakat saya punya hak yang sama,maka dari itu layani dengan benar dan baik. Hamid juga mengatakan sasaran Diklat prajabatan (golongan I, II, dan III) adalah agar terwujudnya Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan persyaratan pengangkatan untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Lanjut Hamid pegawai Negeri Sipil sebagai unsur utama sumber daya manusia aparatur negara memiliki peranan penting dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Sosok Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mampu memainkan peranan tersebut adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki kompetensi yang diindikasikan dari sikap dan perilakunya yang penuh dengan kesetiaan dan ketaatan kepada negara, bermoral dan bermental baik, profesional, sadar akan tanggung jawab sebagai pelayan publik, serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa. “Untuk dapat membentuk sosok Pegawai Negeri Sipil (PNS) di atas, perlu dilaksanakan pembinaan melalui jalur pendidikan dan pelatihan (diklat) yang mengarah kepada upaya peningkatan,”
No comments:
Post a Comment