Sunday, May 27, 2018

Kemkomimfo dan Bigo Kerjasama Tentang Uji Coba Penapisan Konten-Konten Berunsur Pornografi.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyatakan telah melakukan kerja sama khusus dengan penyedia platform video streaming Bigo. Konteks kerja sama ini tentang uji coba penapisan konten-konten berunsur pornografi.

Menurut Dirjen Aplikasi dan Informatika (APTIKA), Semuel A. Pangerapan, Bigo memiliki sistem yang canggih untuk menapis konten-konten pornografi terutama yang bersifat gambar ataupun foto.

Saya melihat Bigo memiliki sistem penyaringan untuk konten-konten foto porno yang lebih akurat. Mereka itu pakai algoritma tersendiri. Makanya, kita sedang melakukan uji coba dengan sistem mereka, jelas pria yang akrab disapa Semmy ini diJakarta, Senin (21/5).

Lebih lanjut dikatakan Semmy, sejatinya Kemkominfo sendiri telah memiliki sistem penyensor konten-konten negatif. Namun, mesin yang dibeli seharga Rp 194 miliar itu hanya dapat mendeteksi konten negatif yang berbentuk teks, bukan gambar.

Kita memang punya sistem sensor sendiri, tapi konten yang bisa disaring berupa teks. Nah, ini Bigo punya sistem yang bagus. Makanya, kita mau kerja sama. Kerja sama ujicoba ini, intinya untuk lebih mempercepat proses penyaringan saja. Kita mau lihat dulu, ungkapnya.

Sebelumnya, sekitar 2 minggu yang lalu, Kemkominfo telah berdialog bersama para penyedia Internet Service Provider (ISP) untuk melakukan ujicoba menyaring konten pornografi berupa gambar. Meski begitu, sistem kerjanya nantinya berbeda dengan ujicoba melalui sistem yang dimiliki Bigo.

Semmy pun mencoba menjelaskan perbedaan dari ujicoba yang dilakukan bersama ISP dan Bigo. Jika ujicoba bersama ISP itu terkait dengan situs-situs bermuatan pornografi yang sudah diblokir tetapi masih bisa menampilkan gambarnya bila di browsing menggunakan Google. Sementara, dengan sistem yang dimiliki Bigo, sistem akan secara otomatis mampu mendeteksi gambar-gambar pornografi.

Jadi begini, kalau ujicoba dengan ISP itu, terkait dengan situs-situs pornografi yang sudah diblokir tapi masih menyisakan gambar porno. Sementara dengan Bigo ini proses mencarinya dilakukan secara otomatis, terangnya.

No comments:

Post a Comment