Sejumlah oposisi pemerintah yakin sosok capres incumbent, Jokowi akan kalah dengan kandidat lain seperti dalam Pemilu Malaysia 2018.
Namun, PDIP yakin Jokowi akan kembali menang karena memiliki rekam jejak yang sangat baik, seperti Mahathir Mohamad yang memenangkan Pemilu Malaysia 2018.
“Pak Mahathir itu tokoh Malaysia yang punya rekam jejak yang semua produk keberhasilannya sudah ada (pernah menjadi PM Malaysia),” ujar Politikus PDIP Arteria Dahlan saat dihubungi, Sabtu (12/5).
“Sama dengan Pak Jokowi yang tidak ada jejak tindak pidana korupsi, melakukan kinerja 3,5 tahun dengan sangat baik, sangat dicintai rakyat, tingkat kepuasan publik sangat tinggi,” imbuhnya.
Menurut Arteria, rekam jejak Mahathir sebagai oposisi berbeda dengan kandidat oposisi di Indonesia. Menurutnya, kandidat oposisi di Indonesia belum jelas rekam jejak dan bukti nyata dalam memegang pemerintahan Indonesia.
“Kalau di sini kan belum jelas orangnya siapa, sudah berbuat apa, apakah ada hasil karyanya nyatanya. ini kan enggak jelas,” terangnya.
Arteria mengatakan, masyarakat Indonesia saat ini sama seperti masyarakat Malaysia yang telah cerdas dalam memilih pemimpin. Masyarakat yang cerdas, kata Arteria dapat memilih pemimpin yang memiliki rekam jejak bagus.
“Iya sama namanya demokrasi itu menggunakan instrumen yang election. nah ini memilih orang dari berbagai kriteria. tidak hanya di Malaysia di sini juga seperti itu. Orang melihat rekam jejak, visi-misi sebelum memilih seseorang,” jelasnya.
Arteria optimistis Jokowi akan menjadi kandidat capres yang unggul ketimbang lawan-lawannya. Jokowi, kata Arteria, telah memliki elektabilitas yang sangat bagus selama menjadi presiden.
“Siapapun kandidat yang akan berkompetisi dengan Pak Jokowi agak sulit karena rakyat sekarang sudah cerdas. Mereka melihat rekam jejak, visi-misi, ada bukti konkrit, ada keberpihakan pada rakyat,” pungkasnya.
No comments:
Post a Comment